Fosil Gading Stegodon
Fosil gading stegodon atau gajah purba ini ditemukan di Sangiran dan diperkirakan berasal dari sekitar tujuh ratus hingga seratus lima puluh ribu tahun yang lalu. Gajah ini mungkin masih remaja, karena ukurannya yang relatif lebih kecil daripada stegodon dewasa yang tingginya bisa mencapai tiga meter! Kira-kira dua kali lipat ukuran manusia dewasa.
Stegodon ini mengembara hampir di seluruh wilayah Asia termasuk nusantara sekitar sebelas juta tahun yang lalu hingga akhirnya punah sekitar sepuluh ribu tahun yang lalu. Meski begitu ada beberapa bukti menunjukkan bahwa hewan ini masih tetap hidup sekitar empat ribu tahun yang lalu. Beberapa stegodon mengalami gejala pengerdilan karena pengaruh alam seperti yang ditemukan di Flores dan Sulawesi. Penemuan fosil-fosil stegodon di kedua pulau ini juga menimbulkan spekulasi bahwa stegodon juga perenang yang tangguh. Kedua pulau ini sepanjang sejarah evolusi bumi tak pernah menyatu dengan benua Asia. Hingga jalan satu-satunya bagi stegodon Asia hidup di kedua pulau tersebut adalah dengan cara berenang!
| Pembuat : Tidak Diketahui | ||
| Bahan : Fosil | ||
| Jenis : Pra Sejarah | ||
| Nomor Inventaris : 394 | ||
| Lembaga : Museum Nasional Indonesia | ||
Topik keterkaitan
Beberapa topik yang terkait dengan data tersebut